Membongkar Inti Agama Saksi Yehuwa: Kristen Sejati, Sesat atau Kultus?

bagaimana memilih agama kristen yang baik?
Bagaimana Memilih Agama Kristen Yang Baik Dan Sejati?
SALAH SATU FAKTOR yang mempengaruhi manusia dalam berpikir, berperilaku, berpandangan hidup, berinteraksi dengan sesama, bahkan kehidupan kekal dan lain-lain hal adalah agama kepercayaan yang dianutnya. Dan bagi Saudara yang sedang belajar dengan Saksi Yehuwa ingin menjadi seorang Saksi atau ingin mengetahui siapa dan apa ajaran Saksi-Saksi Yehuwa sebenarnya, silahkan pelajari thread artikel ini yang akan memberikan panduan rangkuman isi blog ini.

Teori Disonansi Kognitif Dan Konsep yang Memenjarakan Pola Pikir Saksi Yehuwa

teori disonansi kognitif dalam memahami pola pikir saksi yehuwa yang diluar akal sehat dan daya nalar
Disonansi Kognitif Dalam Pola Pikir Saksi Yehuwa
KEYAKINAN PADA SUATU agama secara membabi buta dapat membuat manusia kehilangan daya nalar dan akal sehatnya, khususnya jika Anda adalah pengikut kultus berbaju agama Kristen yang percaya kepada konsep dasar kultus yaitu adanya pemilihan ilahi.

Frantz Fanon, seorang psikiater, filsuf dan pengarang, mengatakan: “Terkadang orang memegang keyakinan intinya dengan sangat kuat. Ketika mereka disajikan dengan bukti yang melawan keyakinan itu, bukti baru tersebut tidak diterimanya. Bukti itu akan menciptakan perasaan yang sangat tidak nyaman, ini disebut disonansi kognitif. Dan karena sangat penting untuk melindungi kepercayaan intinya, mereka akan merasionalisasi, mengabaikan dan bahkan menolak apapun yang tidak sesuai dengan keyakinan intinya”.


Apa yang disampaikan oleh Faton memiliki nilai kebenaran dalam menganalisa pola pikir Saksi-Saksi Yehuwa. Ajaran keyakinan inti apakah yang dimiliki setiap Saksi Yehuwa? Kepercayaan kepada konsep mitos yang diciptakan oleh badan pimpinan [pemimpin tertinggi] Saksi Yehuwa yaitu konsep hamba setia dan bijaksana yang dipercaya Yesus mengelola organisasi Yehuwa! Keyakinan inti inilah yang menjerat dan memenjarakan pikiran dan hati para Saksi Yehuwa. Tanpa kelompok ini, para Saksi kehilangan arah dan bisa bubar. Oleh karena itu, Setiap Saksi Yehuwa mengultuskan hamba setia karena diyakini kelompok ini sebagai sumber makanan rohani setiap Saksi Yehuwa dan bergabung dengannya dapat beroleh keselamatan. 

Apakah Ajaran Tritunggal Berdasarkan Alkitab?

Badan Penyesat Manusia Melalui Buku-Buku
Terbitan Lembaga Menara Pengawal yang
Mengajarkan Tanpanya Manusia Tidak 
Mengerti Kebenaran Alkitab
BANYAK AJARAN UTAMA Saksi Yehuwa tidak berdasarkan Alkitab, melainkan opini badan pimpinan — atau golongan hamba setia yang mengaku wakil dan penganti Yesus — atas Alkitab pernah saya nyatakan di Doktrin Saksi Yehuwa Didasarkan Alkitab atau Ditambah Opini Manusia? Mengapa saya katakan demikian? Saya beri contoh sederhana saja tentang ajaran kehadiran Yesus tahun 19141 yang begitu penting dan utama dalam ajaran Saksi Yehuwa. Jika memang doktrin ini merupakan bagian dari pengajaran Alkitab maka tentunya ajaran ini bisa ditemukan dengan mudah dan jelas di Alkitab karena kedatangan-Nya merupakan pengharapan setiap orang Kristen yang hidup sepanjang masa untuk mengetahui waktu tersebut. 

Tahun Baru Bersumber dan Didasarkan Tradisi Kafir, Apa Kata Alkitab?

Selamat Tahun Baru 2018!
6 Tahun Pelayanan Dan Akan Terus Melayani
Demi Kemuliaan Allah Tritunggal
TAHUN 2017 SEGERA ditutup dalam buku sejarah yang tidak pernah diulang lagi. Sebentar lagi kita memasuki tahun 2018 dengan perayaan hiruk-pikuk Tahun Baru-nya.

Merefleksikan pelayanan saya di blog ini — yang membongkar ajaran kultus dan doktrin sesat Saksi Yehuwa — yang dimulai sejak September 2011 maka sudah ada 343 artikel yang bisa pembaca nikmati di sini.

Sebagai penulis blog ini, saya selalu berdoa kepada Allah agar tulisan-tulisan saya ini dapat mencerahkan dan menghindarkan banyak orang akan bahaya jeratan ajaran kultus dan doktrin sesat Saksi Yehuwa. Dan jika memungkinkan membawa kembali Saksi-Saksi Yehuwa yang disesatkan oleh organisasi Lembaga Menara Pengawal kepada Yesus Kristus sebagai Sang Gembala yang Agung; sebagai Allah dan Juru Selamat sejati, bukan sebuah organisasi Saksi Yehuwa yang mengklaim bergabungnya seseorang akan beroleh selamat, baca Keselamatan dan Kesetiaan Saksi Yehuda Pada Organisasi


Apakah Saksi-Saksi Yehuwa merayakan Tahun Baru?

Kelahiran Yesus Memberi Kuasa Menjadi Anak-Anak Allah

tema natal 2017 kelahiran allah menjadi manusia untuk memberi kuasa kepada semua manusia untuk menjadi anak-anak allah
Tema Natal 2017: Inkarnasi Allah Menjadi Manusia
TEMA NATAL YANG saya hadiri tahun 2017 adalah Kemuliaan Inkarnasi Kristus/The Glory of the Incarnation's Christ.

Tentunya ketika berbicara tentang inkarnasi Kristus yang diyakini Allah yang dilahirkan oleh dara Maria yaitu Firman menjadi manusia; ayat-ayat Alkitab yang diambil adalah dari Yohanes 1: 1-18 yaitu “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah” (ayat 1)

Saya sebagai orang Kristen percaya bahwa ayat 1 tersebut bukanlah berarti Pribadi Allah Bapa dengan Pribadi Kristus merupakan Satu Pribadi yang sama melainkan 2 Pribadi yang berbeda (baca Memahami Pengetahuan Allah Tritunggal). Pemahaman Pribadi Allah Bapa dengan Pribadi Yesus adalah Pribadi yang sama merupakan ajaran Modalisme, bukan Trinitas. Jika Anda mendiskusikan tentang doktrin Tritunggal dengan Saksi Yehuwa maka perdebatan akan berkisar kepada ajaran Modalisme yang dicampur-adukkan dengan Trinitas, baca Motivasi dan Tujuan: Mencampur-aduk untuk bahasan detailnya. 

Bolehkah Saksi Yehuwa Menerima Transfusi Darah, Apa Kata Yesus?

kisah yesus di lukas 6 tentang orang yang sakit dan membutuhkan pengobatan transfusi darah
Apakah Yesus Berkenan Seseorang
Melakukan Transfusi Darah Ketika Membutuhkannya?
LUKAS 6:6-11 MENCERITAKAN kisah Yesus menyembuhkan seseorang yang mati tangan kanannya di sebuah rumah ibadah pada hari Sabat. Hadir saat itu, para ahli Taurat dan orang-orang Farisi yang siap untuk mempersalahkan Kristus jika Ia melakukan penyembuhan pada hari Sabat.

Tentunya sebagai Allah, Yesus mengetahui pikiran mereka tersebut. Ya hanya Allah saja dapat mengetahui isi hati dan pikiran manusia (1 Raja 8:39b, baca di sini). Lalu Yesus berkata kepada orang-orang tersebut: “Aku bertanya kepada kamu: Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membinasakannya?” (Luk. 6:9)

Badan Pimpinan Puji Anak yang Bunuh Diri Karena Menolak Transfusi Darah


KARENA DISESATKAN DALAM pemahaman ayat-ayat Alkitab, seseorang bisa menganggap bahwa ia sedang menjalankan perintah Tuhan ketika melakukan tindakan bunuh diri. Mengerikannya, sebuah tindakan bunuh diri bisa dianggap sebagai sebuah tindakan martir dan bagian dari keteguhan iman seseorang oleh kelompoknya sehingga tindakan bunuh diri beroleh tepuk tangan yang meriah sebagai sebuah pujian. Tentunya bagi orang berpikiran normal dan waras tindakan bunuh diri merupakan perilaku radikal di luar akal sehat, bertentangan dengan perilaku sosial masyarakat normal dan tentunya bertentangan dengan ajaran agama apapun juga. Ya, saya setuju dengan pernyataan majalah Menara Pengawal yaitu Majalah Menara Pengawal edisi 15 Feb. 1994 hlm. 4 menyatakan salah satu ciri dari sebuah kultus adalah: “Jelaslah, kultus biasanya dipahami sebagai kelompok-kelompok religius yang memiliki pandangan radikal dan praktek yang bertentangan dengan apa yang kini diterima sebagai perilaku sosial yang normal.”

Bantahan Ayat Alkitab yang Mendukung Transfusi Darah

majalah sedarlah terbitan organisasi lembaga menara membuat artikel tentang 3 anak muda saksi yehuwa yang mati karena menolak transfusi darah
Majalah Sedarlah! Membahas Pemuda Saksi Yehuwa
Mati Karena Menolakkan Transfusi Darah
DIPERKIRAKAN JUMLAH TOTAL Saksi Yehuwa yang mati sia-sia karena meyakini dan menjalankan doktrin horor penolakkan transfusi darah mencapai 1.220 orang pada tahun 2016 (klik di sini untuk bahasannya). Jumlah ini tentunya melampaui kematian bunuh diri massal yang dilakukan oleh pengikut pemimpin kultus Jim Jones tahun 1978. Namun demikian, dunia tidak dihebohkan oleh aksi ini karena Saksi Yehuwa sebagai pengikut melakukan secara satu per satu, tidak dalam bentuk massal dan bersamaan serta mengklaim aksi penolakkan ini berdasarkan hati nurani masing-masing individual Saksi Yehuwa. Benarkah hal ini berdasarkan hati nurani masing-masing indivual Saksi Yehuwa? Jika Anda membaca artikel Bisakah Saksi Yehuwa Ambil Keputusan Berdasarkan Hati Nurani? menjawabnya yaitu “tidak!”. Bagaimana bisa disebut sebuah keputusan dibuat berdasarkan hati nurani jika berada dibawah bayang-bayang tekanan pemecatan sebagai salah satu dari Saksi Yehuwa? Apa arti pemecatan di kalangan Saksi Yehuwa? Silahkan baca Mengucilkan atau Ekskomunikasi Mantan Anggota: Praktek Kultus untuk bahasannya.

Mengapa Saksi Yehuwa menolakkan transfusi darah?


Estimasi Korban Ajaran Kultus: Menolak Transfusi Darah

ada ribuah korban dari ajaran kultus saksi yehuwa yang menolak transfusi darah
Estimasi Korban Ajaran Kultus: Menolak Darah
MENGAPA JIKA ADA kecelakaan sebuah pesawat terbang dapat menghebohkan dunia dibandingkan dengan kecelakaan mobil? Karena biasanya korban pesawat terbang dapat mencapai ratusan orang sedangkan sebuah mobil tidak. Hal ini seperti kehebohan tahun 1978 di mana 900-an pengikut dan pemimpin kultus Jim Jones di Jones Town, Guyana melakukan bunuh diri secara massal. Karena tindakan bunuh diri dari 900-an pengikut Jones dilakukan secara sekaligus dan bersamaan yaitu meminum campuran racun sianida di dalam minuman Kool-Aid menjadikannya heboh. Bandingkan dengan satu orang yang melakukan bunuh diri, tentunya tidak akan menghebohkan, bukan?

Apakah Saksi -Saksi Yehuwa Suatu Kultus? Ya!

artikel ini menjelaskan alasan mengapa saksi yehwua adalah sebuah kultus berkedok agama kristen
Apakah Saksi-Saksi Yehuwa Suatu Kultus? Ya
TIDAK ADA SATU pun suatu organisasi atau golongan keagamaan ingin dicap atau dikenal sebagai suatu kultus berkedok agama, alias bukan agama yang sejati (baca arti kultus di sini). Oleh karena itu, Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir (Mormon) yang dikenal sebagai suatu kultus mencoba menyangkalnya website resminya di sini berjudul “Mengapa beberapa orang menyebut Mormonisme suatu kultus?”.

Demikian juga Saksi-Saksi Yehuwa dikenal sebagai sebuah kultus [jika tidak percaya, silahkan googling] akan mencoba mempropagandakan informasi yang menyesatkan di situs resminya jw.org/id ketika dipertanyakan “Apakah Saksi-Saksi Yehuwa Itu Suatu Kultus?” maka jawabannya di situs resminya di sini menyatakan “Bukan, Saksi-Saksi Yehuwa bukan kultus” dengan beberapa justifikasi di bawah ini.


Kultus Kiamat Meramal Pengrekrutan Akan Selesai Abad ke-20

SEORANG SAKSI YEHUWA yang saya jumpai mengatakan: “Armagedon sudah dekat loh”. (baca kisahnya di Dua Kerugian Meyakini Ajaran Aneh).

Memang di kalangan dunia Kristen, Saksi-Saksi Yehuwa dikenal sebagai kultus kiamat karena telah berulang kali bernubuat tahun 1914 berakhirnya dunia, 1925 kebangkitan para nabi Perjanjian Lama akan dibangkitkan dan 1975 dinubuatkan berakhirnya sejarah manusa (baca detailnya di Nabi Palsu Berseru: Kiamat! Kiamat!!).

Ya, tema “Armagedon sudah dekat” selalu dikumandangkan organisasi Saksi Yehuwa dalam publikasinya kepada para anggotanya dengan tujuan agar mereka lebih rajin lagi berkeliling dari rumah ke rumah atau mengasongkan publikasi terbitan majalah Lembaga Menara Pengawal di taman-taman, mall dan tempat umum lainnya dengan tujuan untuk merekrut anggota baru.

Karakteristik Ajaran Keselamatan Kultus: Bersifat Eksklusif

Yesus Kristus, Raja yang Allah pilih,
akan membinasakan dunia ini di
Armagedon
KONSEP DOKTRIN KESELAMATAN yang menjadi ajaran Saksi Yehuwa sebenarnya bersifat eksklusif. Maksudnya meskipun sesama Kristen dan memanfaatkan Alkitab yang mirip1 dengan Kitab Suci umat Kristen pada umumnya tetapi keyakinan Saksi Yehuwa tidaklah sama dengan umat Kristen lainnya. Misalnya saja tentang keselamatan yang telah dibahas di Eskatologi Kultus: Hanya Saksi-Saksi Yehuwa Selamat yang mengulas bahwa hanya Saksi-Saksi Yehuwa yang selamat, sedangkan umat Kristen lainnya tidak.

Tentunya doktrin keselamatan yang demikian tidaklah memiliki dasar Alkitabiahnya karena Alkitab mengatakan hanya orang-orang yang percaya kepada Yesus saja akan beroleh selamat dan hidup yang kekal (Yoh. 3:16, Kis. 16:31). Saya tidak akan berani mengatakan hanya denominasi Kristen tertentu yang selamat sedangkan lainnya tidak. Saya percaya sorga akan dipenuhi oleh orang-orang yang percaya kepada Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat, tak soal dari denominasi orang-orang tersebut berasal.


Analisa Argumen Manipulatif Badan Pimpinan Tidak Beroleh Pengarahan Surga

menganalisa ajaran badan pimpinan saksi yehuwa yang mengklaim tidak beroleh pengarahan surga atau allah
Analisa Argumen Manipulatif Badan Pimpinan
AJARAN SAKSI YEHUWA sungguh-sungguh sangatlah manipulatif. Di satu pihak mengatakan A tetapi di pihak lain Z yang membatalkan A. Teori ini dalam psikologi kultus disebut sebagai double standard. Mengikuti ajaran yang demikian menjadikan para anggotanya hidup dalam peperangan secara emosional dan mental (baca di sini). Misalnya saja kita kaji dalam 1 buah artikel majalah Menara Pengawal edisi pelajaran hlm. 23-28 dengan judul “Siapa yang Sebenarnya Memimpin Umat Allah Sekarang?” membahas tentang hal yang tidak saja sangat manipulatif tetapi juga ambigu. Majalah itu berkata seolah-olah badan pimpinan melakukan penyesuaian pemahaman ajaran Alkitab yang dibuatnya merupakan hal manusiawi karena tidak mendapatkan pengarahan langsung dari surga dan mereka tidak sempurna: 

.