Bukti Yehuwa Tidak Percaya Budak Setia dan Bijaksana!

apakah bukti yehuwa tidak mempercayai budak setia dan bijaksana saksi yehuwa
Apakah Yehuwa Mempercayai Golongan Budak ?
ORGANISASI SAKSI YEHUWA dalam publikasinya berulang kali meminta para anggotanya, Saksi Yehuwa untuk mempercayai golongan hamba setia dan bijaksana yang diwakilkan oleh badan pimpinan seperti mempercayai kepada Allah dan Yesus Kristus sendiri. Majalah Menara Pengawal mengatakan: “Karena Allah Yehuwa dan Yesus Kristus percaya sepenuhnya kepada budak yang setia dan bijaksana, bukankah kita pun hendaknya demikian?”. 1

Apakah buktinya Yehuwa dan Yesus mempercayai golongan hamba ini? Tentunya, sebagai alat propaganda infomasi yang biasa dilakukan sebuah kultus, majalah Menara Pengawal memiliki jawaban mengenai hal ini yang dibahas dalam majalah Menara Pengawal 15 Feb. 2009, hlm. 24-28 dengan subjudulnya “Yehuwa Mempercayai Budak Itu” mengklaim demikian:

4Perhatikan apa yang memungkinkan budak yang setia dan bijaksana menyediakan makanan rohani yang tepat waktu dan bergizi. ”Aku akan membuatmu memiliki pemahaman dan mengajarmu mengenai jalan yang harus kautempuh,” firman Yehuwa. Ia menambahkan, ”Aku akan memberikan nasihat dengan mataku tertuju kepadamu.” (Mz. 32:8) Ya, Yehuwa memberikan arahan kepada golongan budak. Karena itu, kita bisa yakin sepenuhnya akan pemahaman yang akurat, pengertian, serta bimbingan berdasarkan Alkitab yang kita terima dari budak itu.

5Yehuwa juga memberkati golongan budak dengan roh kudus-Nya. Meskipun roh Yehuwa tidak kelihatan, kita bisa melihat buah yang dihasilkannya pada diri orang yang menerimanya. Renungkan apa yang berhasil dilaksanakan budak yang setia dan bijaksana dalam memberi kesaksian di seluruh dunia tentang Allah Yehuwa, Putra-Nya, dan Kerajaan. Para penyembah Yehuwa sedang aktif mengumumkan berita Kerajaan di lebih dari 230 negeri dan gugusan pulau. Tidakkah hal tersebut merupakan bukti yang tak dapat disangkal bahwa roh Allah memberikan kuasa kepada budak itu? (Baca Kisah 1:8.) Dalam menyiapkan serta menyediakan makanan rohani yang tepat waktu bagi umat Yehuwa di seluruh dunia, golongan budak harus membuat berbagai keputusan yang sangat penting. Sewaktu membuat serta menerapkannya, budak itu memperlihatkan kasih, kelemahlembutan, dan aspek-aspek lain dari buah roh.—Gal. 5:22, 23.
Dalam artikel kali ini, saya ingin membahas dulu kebenaran 2 klaim tersebut yaitu: 
  1. Apakah benar Allah Yehuwa memberikan arahan kepada golongan budak sehingga setiap Saksi Yehuwa bisa yakin sepenuhnya akan pemahaman yang akurat, pengertian, serta bimbingan yang dihasilkan budak.
  2. Dan para penyembah Yehuwa sedang aktif mengumumkan berita Kerajaan di lebih dari 230 negeri dan gugusan pulau yang menjadi bukti yang tak dapat disangkal bahwa roh Allah memberikan kuasa kepada budak tersebut. Berita apakah yang diumumkan para Saksi di lebih dari 230 negeri?
1. Pengarahan dari Yehuwa sehingga memiliki pemahaman yang akurat.

Menganalisa kebenaran klaim bahwa golongan budak dalam memberikan pemahaman yang akurat karena mendapatkan pengarahan dari Yehuwa sangatlah mudah. Kita kaji mengenai Siapakah Alpha dan Omega dan yang akan datang berdasarkan Wahyu 22:12, 13: “12Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya 13Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir”.

Sekarang Kita kaji pemahaman golongan budak pada tahun 1978 tentang Wahyu 22:12, 13 yaitu Alpha dan Omega pastilah Allah Yehuwa yang maha kuasa yang memiliki kapasitas untuk memberi upah dan menghakimi manusia berdasarkan pekerjaan mereka:

Finally, at Revelation 22:12, 13, we read: “Look! I am coming quickly, and the reward I give is with me, to render to each one as his work is. I am the Alpha and the Omega, the first and the last, the beginning and the end.” This quotation appears among others that are ascribed to an angel and to Jesus Christ. Before these words are quoted in the book of Revelation, the angel who was instrumental in presenting the revelation to the apostle John spoke. (Rev. 22:8, 9) Then, after the quotation that begins with Revelation 22:12 and ends with the words of verse 15, we find the statement: “I, Jesus, sent my angel.” (Rev. 22:16) Since the context does not necessitate our attributing the words of Revelation 22:12, 13 either to the angel or to Jesus, they could have originated with another speaker. Consistent with the rest of the book of Revelation, “the Alpha and the Omega” must be the Almighty God. He is the One who comes in the capacity of a judge to reward and to punish individuals according to their works. (Awake! 8/22/78, hlm. 28)
Tetapi pada 1994, sehubungan dengan Wahyu 22 mengatakan bahwa Yesus Kristus yang akan datang segera membawa upah:

Juga, dalam wahyunya yang terakhir mengenai ”apa yang harus segera terjadi”, Yesus sekali lagi menekankan tentang kedatangannya yang tak disangka-sangka,

”Aku akan segera datang kepadamu . . . Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu.”—Why. 2:16; 3:11.

”Sesungguhnya Aku datang segera. . . . Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upahKu . . . Ya, Aku datang segera!” (Why. 22:7, 12, 20)

Sebagai sambutan atas pernyataan terakhir dari Majikan kita ini, pasti kita masing-masing ikut bersama rasul Yohanes mengatakan, ”Amin, datanglah, Tuhan Yesus!” (Menara Pengawal, 15/2/1994, hlm. 20)
Demikian juga pemahaman pada 2003 mengatakan bahwa Yesus Kristus adalah pribadi yang segera datang:

Alkitab berulang kali menekankan perlunya kita tetap bangun dan tetap sadar. Misalnya, catatan Injil mengingatkan kita, ”Tetaplah berjaga-jaga” (Matius 24:42; 25:13; Markus 13:35, 37); ”kamu juga harus bersiap-siap” (Matius 24:44); ”tetaplah melihat, tetaplah sadar” (Markus 13:33); ”tetaplah siap” (Lukas 12:40). Setelah menyatakan bahwa hari Yehuwa akan datang secara tidak terduga-duga atas dunia ini, rasul Paulus mendesak rekan-rekan seiman, ”Biarlah kita tidak tidur seperti orang lain, tetapi biarlah kita tetap bangun dan tetap sadar.” (1 Tesalonika 5:6) Dalam buku terakhir Alkitab, Kristus Yesus yang dimuliakan menandaskan seberapa mendadak kedatangannya, dengan mengatakan, ”Aku akan segera datang.” (Penyingkapan 3:11; 22:7, 12, 20) Banyak nabi Ibrani juga menguraikan dan memperingatkan tentang hari penghakiman yang hebat dari Yehuwa. (Yesaya 2:12, 17; Yeremia 30:7; Yoel 2:11; Zefanya 3:8) Membaca Firman Allah, Alkitab, setiap hari dan merenungkan apa yang kita baca merupakan bantuan yang baik agar tetap siaga secara rohani. (Menara Pengawal 15/12/2003, hlm. 21-22)
Namun demikian, beberapa tahun kemudian ada suatu perubahan yang mengajarkan bahwa Yehuwa lah yang dinyatakan dalam kitab Wahyu:

1:8, 17—Gelar ”Alfa dan Omega” serta ”Yang Awal dan Yang Akhir” ditujukan kepada siapa? Gelar ”Alfa dan Omega” berlaku untuk Yehuwa, yang menandaskan bahwa tidak ada Allah yang mahakuasa sebelum Dia dan tidak akan ada setelah Dia. Dialah ”yang awal dan yang akhir”. (Pny. 21:6; 22:13) Meskipun Yehuwa disebut ”yang pertama dan yang terakhir” di Penyingkapan 22:13, yakni tak satu pribadi pun ada sebelum atau sesudah Dia, konteks di Penyingkapan pasal pertama menunjukkan bahwa gelar ”Yang Awal dan Yang Akhir” berlaku untuk Yesus Kristus. Dialah manusia pertama yang dibangkitkan kepada kehidupan roh yang tak berkematian dan yang terakhir dibangkitkan seperti itu oleh Yehuwa secara pribadi.—Kol. 1:18. (Menara Pengawal, 15/1/2009 hlm. 30-31)
Kita sudah lihat pengajaran yang bolak-balik tersebut. Pertanyaannya adalah apakah benar Allah Yehuwa yang maha sempurna mengarahkan golongan budak jika pemahamannya berubah-ubah? Melihat hasil opini golongan budak yang bolak-balik itu, apakah benar Yehuwa percaya kepada golongan budak? Jangan-jangan golongan budak hanya sekedar mengklaim sepihak bahwa Yehuwa mempercayainya karena tidak disertai bukti yang sah.

Bagaimana para anggotanya, Saksi Yehuwa dapat yakin dengan pengajaran yang terakhir sudah benar dan akurat jika sebelumnya telah mengalami perubahan? Mengejutkannya, di artikel Saluran Komunikasi Allah di Bumi mengakui tidak menerima pengarahan dari surga langsung. Lalu dari siapakah golongan budak menerima arahannya?


2. Para penyembah Yehuwa sedang aktif mengumumkan berita Kerajaan.

Kali ini kita bahas tentang kriteria kedua yang membuat Yehuwa mempercayai golongan budak yaitu para penyembah Yehuwa sedang aktif mengumumkan berita Kerajaan di lebih dari 230 negeri dan gugusan pulau.

Namun demikian, sebenarnya yang paling utama yang perlu diperhatikan adalah bukan pada masalah “giat, gigih dan aktifnya” dalam mengumumkan berita kerajaan, melainkan apakah “Berita Kerajaan atau Kabar Baik atau Injil” yang diberitakan para Saksi Yehuwa tersebut isinya sesuai dengan apa yang diberitakan oleh para rasul, khususnya rasul Paulus. Mengapa? Merupakan hal yang sangat sia-sia dan malahan dikutuk sebagai penyesat-penyesat jika ternyata berita yang diumumkan tersebbut merupakan “berita atau injil lain” yang tidak sesuai dengan “Berita atau Kabar Baik” yang diberitakan oleh rasul Paulus (Gal. 1:6-9).


Apakah berita yang diumumkan oleh para Saksi Yehuwa tersebut sama dengan apa yang diumumkan oleh Paulus? Tidak! Silahkan klik artikel Injil Kerajaan Palsu: Hidup Kekal Di Bumi Firdaus untuk bahasannya.

Apakah kesimpulan kita sejauh ini? Jelas sekali berdasarkan bukti-bukti yang saya sampaikan; mustahil Allah Yehuwa mempercayai budak ini. Sebaliknya, Yehuwa akan menghukum sekelompok orang yang mengaku-ngaku sepihak telah diarahkan oleh Yehuwa padahal tidak sama sekali karena buktinya; doktrin yang dihasilkan kacau-balau dan berita yang diumumkannya adalah palsu.

Bagaimana pendapat Saudara artikel Bukti Yehuwa Tidak Percaya Budak Setia dan Bijaksana!

Untuk mengetahui siapa dan apa di balik organisasi dan ajaran Saksi Yehuwa, silahkan klik Membongkar Inti Agama Saksi Yehuwa: Kristen Sejati, Sesat atau Kultus? dan buktinya sendiri apakah organisasi Saksi Yehuwa sebuah gerakan Kristen sejati ataukah grup kultus berkedok agama Kristen berdasarkan publikasi dan praktek yang diterapkan dan diajarkan di dalam organisasi tersebut.

Karena Kristus-Kristus palsu dan nabi-nabi palsu akan tampil dan akan memberikan tanda-tanda yang hebat dan keajaiban-keajaiban untuk menyesatkan, jika mungkin, bahkan orang-orang pilihan. (Mat. 24:24, TDB)



1 Menara Pengawal 15/2/2009, hlm.

4 komentar :

  1. Umumnya orang membaca Alkitab, setuju bhw pakem yg dipakai adl sistem gembala & domba. Sistem yg aneh budak (servant) dan tata laksana rumah tangga (khususnya nyiapin makan buat seluruh keluarga majikan). Dan lebih aneh lagi sang budak minta ganti ongkos cetak makanan rohani sukarela. Pecat aja budak semacam itu dg tidak hormat.

    Aneh juga anggota keluarga majikan ketergantungan makan dan nggak ada yg bisa masak lauk sederhana macam menumis bayam, menggoreng telor ceplok, merebus mie instan.

    Salam
    AS

    BalasHapus
  2. Budaknya masak undur-undur spesial, keluarga majikan harus memakan dan merogoh ongkos ganti cetak.

    Salam
    AS

    BalasHapus
  3. Anggota keluarga majikan bebas makan makanan kiriman tetangga sebelah rumah, bebas makan jajan di restoran, bebas beli makanan yg dijual keliling kampung, bebas makan di rumah teman.....budak nya tetap setia jika tetap tersenyum majikannya hari ini makan makanan masakan orang lain bukan dirinya.

    Salam
    AS

    BalasHapus
  4. Hidangan "awake!" Itu porsi gorila, tebal halamannya alamak sebulan dimakan belum tentu abis. Makanan yg bikin enegg, tanggungjawab si budak nggak becus ngurus makanan para anak majikan.

    Orang indonesia dikasi kutipan penulis sekuler yg kagak terkenal yg belum tentu sesuai konteks penulisnya, yang belum tentu diterjemahkan dg benar, bikin geleng2 kepala, tepok jidat kalo baca awake.

    Salam
    AS

    BalasHapus

Tolong SEBUTKAN Nama Atau Initial Anda saat memberi komentar agar memudahkan Mitra diskusi Anda mengidentifikasikan Anda.

Non Kristiani, mohon tidak memberi komentar.

Jika Anda ingin komentar, silahkan klik DI SINI DULU

.